Pengertian Apa Itu I’tikaf Di Masjid dan Tata Caranya!

Pengertian Apa Itu I’tikaf Di Masjid dan Tata Caranya!

Jika bulan Ramadhan tiba, tentu masyarakat familiar dengan istilah i’tikaf yang sering dilakukan di masjid. Lalu, apa itu i’tikaf di masjid jika membahas pengertiannya. Selain itu juga tata cara agar proses i’tikaf dapat sah dan benar. Berikut ini informasi lengkapnya:

Pengertian I’tikaf Di Masjid

Arti dari kata i’tikaf adalah berdiam diri atau tidak keluar masjid karena berfokus untuk melakukan ibadah wajib maupun sunnah. Biasanya, aktivitas i’tikaf mulai berlangsung selama bulan Ramadhan. Hal tersebut sudah dijelaskan pada QS Al-Baqarah ayat 187, tentang menyempurnakan puasa dengan beri’tikaf.

I’tikaf di masjid juga menjadi sunah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Pada sebuah Hadits Riwayat (HR) Muslim menyatakan bahwa pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah SAW sering melakukan aktivitas i’tikaf di masjid hingga beliau wafat.

Maka dari itu, i’tikaf menjadi salah satu pedoman hidup yang berasal dari Rasulullah SAW. Selain tujuannya untuk beribadah kepada Allah SWT, i’tikaf juga disarankan untuk dilakukan agar menjadi cara untuk merefleksikan diri dan berserah kepada Allah SWT.

Tata Cara Beri’tikaf Di Masjid

Jika membahas apa itu i’tikaf di masjid tentu tidak terlepas dari tata cara beri’tikaf di masjid yang baik dan benar. Masyarakat yang ingin mengamalkan ibadah ini dapat mengikuti 3 tata cara mudah dan benar untuk dapat khusyuk melakukan i’tikaf:

1. Mengucapkan Niat

Tata cara untuk melaksanakan i’tikaf dengan baik dan benar adalah mengucapkan niat terlebih dahulu. Niat i’tikaf diucapkan ketika mulai memasuki masjid dan berencana untuk beri’tikaf semalaman. Mengucapkan niat menjadi salah satu petunjuk agar menjalankan ibadah sesuai syarat dan rukun yang ada.

2. Mematuhi Syarat dan Rukun I’tikaf

Mematuhi syarat dan rukun i’tikaf juga wajib dipenuhi bagi jamaah yang berniat untuk melakukan i’tikaf. Syarat beri’tikaf adalah seorang laki-laki atau perempuan Muslim yang sudah baligh serta berakal. Terbebas dari hadas besar dan juga berwudhu.

Sedangkan, rukun beri’tikaf adalah duduk terdiam di area dalam masjid atau dengan melakukan berbagai macam aktivitas ibadah. Contohnya seperti shalat sunnah, shalat wajib, membaca atau mengkaji Al-Qur’an. I’tikaf di masjid tidak sama dengan tidur di masjid.

Baca juga: 5 Hobi Baru Saat Pandemi yang Wajib Dicoba

3. Mengunjungi Masjid Sebagai Tempat Pelaksanaan I’tikaf

Masjid menjadi tempat yang wajib dikunjungi jika sedang melakukan i’tikaf. Pada dasarnya, kegiatan ibadah ini hanya dapat dilakukan di dalam masjid saja. Maka dari itu, memilih masjid yang digunakan untuk beri’tikaf adalah wajib hukumnya. Bisa juga keliling masjid yang berbeda untuk melakukan i’tikaf.

Kesimpulannya, apa itu i’tikaf di masjid adalah aktivitas berdiam diri yang dilakukan pada hari kesepuluh terakhir pada bulan Ramadhan. Berdiam diri di masjid dengan aktivitas ibadah serta adanya jam digital masjid sebagai penunjuk waktu dapat menambah pahala yang besar dari Allah SWT.

0
Kenapa Filter Instagram Tidak Muncul, Ini Alasannya Masalah yang Biasa Ditemui Pada CCTV

Tidak ada komentar

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 1 =