Fungsi Katalog Sebagai Alat Promosi Tingkatkan Penjualan

Fungsi Katalog Sebagai Alat Promosi Tingkatkan Penjualan

Fungsi Katalog Sebagai Alat Promosi – Kebanyakan orang di Indonesia pasti sudah familiar dengan yang namanya katalog produk atau daftar barang.

Karena di dunia retail sekarang ini banyak produsen atau penjual yang menggunakan katalog produk untuk menjual barangnya.

Serta perusahaan MLM, agen fashion, pengecer elektronik, pemasar produk kesehatan dan banyak lainnya.

Namun tidak sedikit dari kita atau bahkan penjual yang belum memahami fungsi katalog, karena sebagian orang atau penjual masih beranggapan bahwa katalog produk hanya memiliki fungsi penjualan.

Katalog adalah buku referensi yang biasanya didistribusikan oleh rantai ritel besar dan organisasi pemasaran langsung lainnya. Kebiasaan media masyarakat telah berubah. Rata-rata konsumen kurang bergantung pada surat kabar dan televisi daripada komputer dan telepon untuk berita dan iklan.

Sifat persaingan telah berubah dari persaingan murni menjadi persaingan yang sangat kompetitif.

Karena tujuan komunikasi korporat saat ini adalah menyampaikan pesan yang sama secara sinergis kepada target pasar melalui media yang berbeda, dan ini dilakukan melalui IMC.

Daftar adalah alat komunikasi yang ampuh yang dirancang secara menarik untuk memfasilitasi penyampaian pesan perusahaan (informasi produk atau layanan). ini adalah bagaimana pembelian dilakukan. Perusahaan yang menggunakan katalog berbasis daun terkadang antara lain Ikea, Oriflame, Tupperware, Hypermart, Carrefour, Lottemart, Giant, Superindo, dll.

Ritel seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Alfa Express dan lainnya juga menggunakan katalog sebagai strategi pemasaran mingguan dan bulanan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembagian daftar itu berdasarkan isi dan publikasinya. Misalnya sebelum soft opening dilaksanakan; e-Katalog Nasional, e-Katalog Sektoral dan e-Katalog Regional. Katalog elektronik pribadi dibagi menjadi dua kelompok utama berdasarkan tujuan bisnis, yaitu:

Daftar Konsumen dan Daftar untuk Bisnis. Contoh katalog konsumen elektronik atau kebutuhan sehari-hari adalah produk-produk MLM yang beredar di masyarakat, seperti katalog Oriflame dan Carrefour yang dapat Anda akses melalui link tersebut. Contoh e-katalog untuk perusahaan B2B adalah e-katalog produk benang House of Hwang dan kemasan plastik, wirapax.

Katalog cetak, setelah dirancang dan dicetak, didistribusikan ke publik melalui surat atau diberikan langsung ke publik, misalnya di pameran dagang.

Daftar tersebut diperbarui secara berkala dengan menambahkan informasi tentang perubahan terbaru dalam produksi perusahaan.

Karena tujuan utama katalog adalah promosi penjualan, saat menyajikan informasi kepada calon pelanggan dan klien, selain harga dan karakteristik produk, informasi terperinci tentang produk dan layanan dapat disampaikan langsung ke konsumen atau pelanggan. Katalog dapat dibedakan berdasarkan konten dan tujuan yang dapat dicapai.

Katalog umum yang dimaksudkan untuk mempromosikan produk kepada konsumen, berisi gambar, foto, rendering atau ilustrasi dari produk yang ditawarkan.

Setiap gambar memiliki deskripsi produk dengan karakteristik seperti warna, bahan, fungsi, ukuran, pembuatan, dll.

Katalog yang mempromosikan produk industri atau teknis, kode model untuk memfasilitasi proses jual beli dan petunjuk cara menggunakan produk.

Selain itu, menurut situs netecho.info, ada juga gambar yang menunjukkan struktur, pengoperasian, dan metode pemasangan produk. Juga gambar atau gambar suku cadang.

Bisnis dapat menambahkan harga dan diskon serta penawaran khusus ke katalog, dan layanan katalog mencakup layanan yang ditawarkan, durasi dan harga serta gambar.

Baca juga: Definisi Grand Opening


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 17 =