Publisitas Dan Unsur-unsur Publisitas

Publisitas Dan Unsur-unsur Publisitas

Publik berasal dari kata “publicare” yang artinya “untuk umum”. Definisi periklanan lainnya:

Setiap informasi atau kegiatan yang memaparkan seseorang kepada publik.

Kegiatan yang memberikan informasi tentang seseorang, organisasi atau perusahaan di media.

Operasi perusahaan untuk melaporkan berita tentang bisnisnya.

Setiap kegiatan yang dilakukan untuk mempresentasikan perusahaan atau produknya kepada publik melalui media. Bahasan kali ini kami akan mengulas .

tentang publisitas dan unsur-unsur publisitas.

Pengertian publisitas menurut para ahli :

Menurut Herbert M. Baus, sebagai pesan yang dirancang, dilaksanakan dan disebarluaskan melalui media khusus untuk memenuhi kepentingan umum mereka tanpa membayar media.

Menurut Newson, Truck, Kruckeberg, yaitu pesan tentang seseorang, produk atau jasa yang muncul di ruang angkasa.

Penerbitan adalah suatu kegiatan dimana suatu perusahaan disajikan sedemikian rupa sehingga diperhatikan oleh masyarakat luas (publik dan masyarakat). Penerbitan berbeda dengan periklanan, perbedaannya terletak pada media yang digunakan.

Berikut merupakan perbedaannya

Periklanan:

Publikasi yang menggunakan media massa untuk menyebarkan informasi.

Publikasi:

penerbitan dan penerbitan yang lebih luas adalah bagian dari kegiatan informasi.

Perbedaan Iklan dengan Publisitas

Publisitas Dan Unsur-unsur Publisitas

Iklan:

memiliki hak untuk menuntut outlet media untuk iklan. Keputusan publikasi berada di tangan pembayar. Informasi yang ditampilkan di media oleh sponsor terkenal dari orang-orang yang telah membayar waktu dan uang mereka. Ini adalah cara terkontrol untuk menempatkan pesan di media.

Periklanan:

tidak berhak menuntut atas iklan yang ditampilkan dan menerima konten yang dipublikasikan. Menyerah pada apa yang dilakukan media dengan rilis yang ingin Anda buat. Karya media memiliki nilai berita (contoh Press release).

Agen pers:

Buat berita dan acara untuk menarik perhatian media (Contoh Pers) dan menarik perhatian publik. Tindakan yang menunjukkan rencana untuk terus menarik perhatian media terhadap seseorang, produk, dan organisasi.

Tindakan publik:

adalah bagian khusus dari humas yang membangun dan memelihara hubungan antara pemerintah dan masyarakat setempat untuk mempengaruhi kebijakan publik.

Unsur-unsur Publisitas

Unsur-unsur iklan adalah sebagai berikut:

Sumber publik adalah:

Pengisian, perencanaan, pemrakarsa sebagai sumber informasi.

Ada pesan:

informatif, persuasif, konstruktif, destruktif tentang sesuatu, baik itu orang, peristiwa, barang, jasa, kegiatan atau peran.

Kehadiran media:

ruang publik, bangunan, ruang publik, dinding, kolom, transformer, ruang media.

Ada manajemen operasional (POAC).

Ada penonton. Tujuan

bentuk-bentuk periklanan

Bentuk-bentuk publisitas ada 4 macam

Iklan murni:

bagaimana mempublikasikan diri ke publik melalui aksi kemanusiaan sebagai bentuk interaksi sosial dan budaya murni.

Iklan Gratis:

Iklan yang disediakan oleh seseorang secara sukarela tanpa mengeluarkan uang untuk membeli media dan siaran tanpa keinginan atau paksaan tertentu; atau ketika media melaporkan peristiwa lain. 

Kontak dengan publik:

Penggunaan berita sesekali (kejadian yang sangat tidak biasa). Contoh:

Berbicara dalam forum yang diselenggarakan oleh salah satu pihak, mensponsori gerakan anti narkoba, mengikuti kompetisi olahraga di daerah.

Iklan berbayar:

bagaimana membuat diri Anda dikenal dengan membeli kolom atau siaran di media. Contoh:

Pemasangan iklan, iklan place, iklan kolom, layar, application pemadaman di media massa. Sederhananya, mengalokasikan anggaran khusus untuk belanja media.

Ada 3 tipe-tipe publisitas

Iklan Free of charge (Iklan Free of charge):

Ruang publik yang dihasilkan dari kerja sama yang saling menguntungkan dari banyak pihak berdasarkan prinsip memberi-dan-menerima secara bersama-sama membentuk ruang publik.

Iklan murah (murah):

iklan sederhana, biasanya dilakukan di atas kertas, seperti brosur, poster, tiket, dan diterbitkan 2 minggu atau 1 minggu sebelum acara.

Iklan mahal (iklan tinggi):

Penyelenggara menggunakan biaya yang sangat tinggi untuk membayar media. Contoh:

Baliho, iklan gambar di surat kabar, iklan radio, iklan TV.

Guidelines Memulai Publisitas

Berikut beberapa recommendations cara memulai IPO, yaitu:

Buat daftar induk.

Jadilah orang publik.

Membangun ide dari perspektif tertentu (malaikat).

Berikan ide Anda nada.

Rencanakan waktu penerbitan Anda. diskusi dan mendengarkan.

Ingat Anda menjual cerita.

Lacak dan diskusikan persentase hasilnya.

Baca juga: Pengertian Publisitas dan Unsur-unsur Publisitas 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 − 5 =